Search

Second post

pelatihan IT september 2011

Kondisi Pertanian Bogor

Bogor merupakan kota yang sudah dikenal oleh masyarakat umum sebagai kota hujan. Dengan curah hujan yang cukup tinggi, kota ini tentunya cocok dimanfaatkan sebagai daerah pertanian. Ditambah lagi, kondisi geografis daerah ini yang memang mendukung akan adanya kegiatan pertanian. Daerah Bogor yang terletak di dataran tinggi dan memiliki suhu yang cukup stabil ini menunjukkan bahwa kota Bogor cocok untuk ditanami tanaman umbi –umbian.
Hingga saat ini, masih banyak penduduk Bogor yang bermatapencaharian sebagai petani, terutama di daerah kabupaten. Sebagai contoh daerah Ciomas yang sebagian besar penduduknya menanam padi dan juga daerah dramaga yang masih banyak ditanami oleh padi dan jagung.
Bahkan, kecamatan Bogor Timur kini dikenal sebagai salah satu daerah yang menjadi lumbung penghasil padi. Kesuksesan ini didukung oleh adanya pengenalan berbagai macam bibit unggul yang telah melalui proses uji coba. Dengan adanya bibit unggul ini ,masyarakat petani pun bisa hidup sejahtera karena hasil produksinya meningkat.
Selain itu, ada pula produk pertanian unggulan yang sudah tidak asing lagi dari Bogor, yaitu talas bogor. Talas bogor merupakan salah satu jenis talas yang daunnya berbentuk hati, dimana talas bogor ini mengandung suatu kristal yang menyebabkan rasa gatal. Talas bogor memiliki umbi yang berbentuk silinder atau bulat. Untuk menghasilkan umbi yang baik, maka diperlukan tanah yang kaya akan humus dan memiliki sistem penyerapan air yang baik. Masa tanam tanaman talas yang baik adalah sebelum musim hujan.
Sayangnya, saat ini kondisi pertanian Bogor sedikit menurun. Hal ini diakibatkan oleh cuaca yang tidak stabil akhir-akhir ini, akibat dari pemanasan global. Penyebab lainnya adalah kurangnya daerah resapan air akibat dari pembalakan liar. Contohnya saja kasus di Desa Kalong Kidul, Kabupaten Bogor. Pada tahun 2010 desa ini mengalami gagal tanam akibat dari musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga tanaman padi yang ditanam mengalami kekeringan karena kekurangan pasokan air. Hal ini seharusnya tidak terjadi apabila daerah resapan air dijaga dari pembalakan liar.
Dengan kondisi pertanian yang memburuk ini, tentunya kita harus segera mengambil tinadakan untuk mengembalikan keadaan pertanian seperti semula atau bahkan menjadi lebih baik. Oleh karena itu, perlu diadakan sosialisasi mengenai kondisi pertanian Bogor kepada masyarakat kita serta tindakan langsung dari kita untuk memperbaiki kondisi pertanian Bogor.